Life story of Sinting - Pacarku selingkuh berawal dari bisnis MLM


(2011) Dulu kita sering bertemu walau hanya sebatas pendamping saat masa-masa studi si dia, hampir setahun gw pindah kerja tanpa ada "rasa" sedikitpun tentang dia karena juga gw tidak tau setelah lulus dia kemana dan itu memang bukan urusanku. Suatu hari tanpa disengaja gw bertemu dia di kota surabaya, berawal dari sebuah pertemuan singkat itulah gw bertanya kabar hingga bertukar nomor telepon, semakin lama kita banyak bercerita hingga dia bercrita tentang masalah yang sedang dia hadapi terutama saat dia DISELINGKUHI pacarnya dan juga dia saat baru putus dengan pacarnya. Gw sebagai laki-laki ya hanya bisa memberikan masukan-masukan positif agar dia merasa tenang dengan masalah yang sedang dia hadapi. dan itu berlanjut dan semakin nyambung ceritanya.


(2012) Dalam perjalanan hari demi hari cerita kita semakin berlanjut, saat dia merasa tenang gw mulai ada rasa sama dia, cmn ga tau klo dengan dianya, tp ya bisa di bilang benih-benih cinta mulai tumbuh :D  Hingga pada suatu hari gw menyatakan cinta kepadanya, jujur saat itu gw masih polos-polosnya belum pernah ngerasain yang namanya pacaran, maklumlah jare simbok gw anak baik. Setelah gw bilang cinta dan dia terima trnyata ada rasa kebanggaan tersendiri dalam hidup gw, saat itulah pertama kali gw duduk berdua dengannya. Antara rasa takut, grogi, dan bingung harus berbuat apa, mungkin beda sama kamu yang dulu pernah ngerasain namanya pacaran apa lagi ciuman. Bahkan untuk membuktikan rasa cinta ke dia ada beberapa tahapan tes hampir mirip kaya unas yang biasa nilainya bisa di beli dengan uang. :D

Hari demi hari kita lewati bersama, dan pertama kali gue ngajak jalan-jalan dia di sekitar surabaya tepatnya di tugu pahlawan. Terlihat masih polos bukan? Ya itulah moment pertama yang gw ingat dalam sejarah hidup gw merasakan yang namanya pacaran. Dulu gw suka hanyalah sebatas naksir saat masih sekolah dan itu tidak berani untuk mengungkapkan, setelah lulus dan awal mula kerja berani mengungkapkan tp ditolak dan ditolak. Gw masih inget dulu bagaimana reaksi gw saat masih naksir seseorang, perjuangannya bukan main di perjuangin untuk bisa jadi laki-laki yang setia menunggu dan menunggu hingga pada saat mau mengungkapkan eh ditolak. Ya itulah kenyataannya  memang, tapi dari situ gue bisa tau klo gue bisa jadi lelaki yang setia dari pengalaman merjuangin seorang yg gw taksir. Dari situ gw hanya bisa berharap kelak gw bisa membuktikan bahwa gw memang bisa menjadi orang yang setia karena itu kunci hidup gw. Tanpa kesetiaan terlebih dahulu maka semuanya akan hilang mulai dari perasaan, komitmen, dll.

Masih dalam tahun pertama dalam sebuah perjalanan pasti akan ada masalah-masalah yang harus di hadapi. Setelah berjalan dari hari-ke hari mulai jalan kesana-kesini banyak momen yang gw lakukan, dan saat tahun-tahun pertama inilah gue di tuntut untuk bisa mengerti perasaan kamu saat itu dimana kamu masih berusaha untuk bisa melupakan masa lalumu yang memang itu juga pacar pertama dalam hidupmu dan pasti banyak momen juga yang masih terkenang dalam benaknya dan gw memang tidak bisa membatasi itu. Gw harus bisa mengerti apa yang dia rasakan dan gw juga harus menjaga perasaannya agar bisa melupakan masa lalunya. Perjalanan kadang di warnai dengan memberi pengertian, ada rasa cemburu, saling marah, dsbnya. Hingga dia pernah menguji kembali perasaan gw saat dia meminta putus, saat itu gue hanya bisa pasrah, mau gimana lagi? marah-marah??  Karena dulu itu bukan tipikal gw yang mudah marah tp dari situ gw jd tambah semangat untuk mengajaknya jalan-jalan dan mengekplorasi lebih dalam supaya banyak kenangan indah yang bisa kita ciptakan. Berawal dari situ gw mulai berani dan semua berjalan begitu saja. ( mengekplorasi wisata indonesia sampai ke pelosok2... :D )

Awalnya gw hanya bisa mengungkapkan apa yang gw rasakan setelah beberapa bulan ini itulah yang bisa gw berikan, walaupun gw berusaha untuk menjadi lebih baik, setia tetapi apa boleh buat, gw menghargai keputusannya. Dari kata " putus " itu walaupun mungkin hanya bercanda atau dg maksud lain gw jd tambah semangat dan mental gw jd kebal, dan suatu hari yang kadang kita tidak tau, sdh tidak mempan lagi klo denger kata "putus" itu yg pada saat itu gw rasakan, yang penting gw senang dia jg senang  begitulah teorinya tp ya gw tetap serius dengan apa yg gw lakukan karena gw beranggapan dalam sebuah hubungan bukan seperti permainan.

Saat itu juga mungkin dia ada konflik batin dalam dirinya hingga dia sempat menulis sebuah cerita di blog saat itu.


Ya dari situ gw yakin kalau memang itu bukanlah keputusannya yang serius, itu sebagai cara agar dia tau betapa gw sayang sama dia. Gw tak tau harus bilang bagaimana, yang bisa gw bilang ya pilihkan sebuah keputusan yang memang benar-benar membuatnya bahagia pasti gw akan berusaha dan itu pasti, karena gw tidak mau melihat dia terus merasa sedih. Dari situ gw sadar bahwa memang dalam sebuah hubungan itu butuh perjuangan yang luar biasa, sesetia apapun kita, sebaik apapun kita, jika apa yang pernah kamu cinta itu menyakitimu pastinya kamu akan lebih susah melupakan orang yang pernah kamu cinta walaupun sering menyakitimu sehingga membuatmu harus memutuskannya. (2012)

Dari pengalaman tersebut gw harus bisa menjadi seseorang yang terbaik apapun yang bisa gw lakukan ya akan gw berikan karena itu anugerah yang Tuhan berikan untuk gw salurkan kepada orang lain terutama orang yang gw sayangi.

(2013-2015) Perjalanan demi perjalanan banyak hal dan momen berharga telah kita ukir. Pasti dia akan tetap ingat ada moment paling berharga dari antara tempat-tempat tersebut. Bisa menjalani bersama hari demi hari, tawa, susah, senang, sedih bersama, marah bisa dikatakan jarang karena kita bisa berkomitmen untuk setia satu sama lain. Perjalanan demi perjalanan telah kita lalui, berbagai tempat juga telah kita datangi.


Tak terasa 3 tahun sudah berlalu, banyak cerita dan momen seru dalam perjalanan hidup gw saat dekat bersamamu, hingga akhirnya kita terpisahan dg LDR dan sudah 1 tahun kita menjalani LDR, gw anggap itu sebagai bagian dalam perjalanan hidup gw karena dari LDR kita di tuntut untuk bisa menghadapi segala masalah dan gw semakin yakin bahwa gw bisa menjalani itu sesuai dengan komitmen yang pernah keluar dari mulut gw sendiri bahwa gw mampu untuk setia menjalani selama LDR ini dan siap dengan resiko yang ada, walaupun banyak orang bilang " Yang tersayang akan kalah dengan yang selalu ada " tp gpplah walaupun LDR tetap banyak moment sudah kita ciptakan.

(2016) Ceritanya sepanjang perjalanan LDR ini gw sebagai pacar cowok mesti di suruh jadi dukun yang harus bisa menebak-nebak jika ada sesuatu yang sedang ia pikirkan, kurang peka apa jal, coba klo cowok kalem isone cmn manut thok, aslinya gw jg kalem tp punya prinsip. Dalam perjalanan LDR ini kembali ada cerita menarik, salah satunya ternyata dia mendapatkan sebuah kontak dari mantannya yang dulu ( wajarlah sebagai cowok punya rasa cemburu ), ia sempat meminta maaf dan kamu berharap ia bisa meminta maaf secara langsung, diam-diam dia bertemu dengannya dan q mempunyai sebuah firasat bahwa ada sesuatu yang kamu sembunyikan, dan ternyata memang benar kamu menceritakan semuanya bahwa dia ketemuan dengan mantannya, jalan berdua, berbagi cerita dan foto-foto. Jujur sebagai cwo normal melihat pacar seperti itu ada perasaan marah mendengar cerita itu saat dia tidak mau menceritakan terlebiih dahulu, sebagai seorang pacar pastinya ada rasa cemburu, tetapi setelah berdebat gw sadar, gw bisa mengerti perasaannya dan gw menghargai perasaannya, mungkin itu sebagai moment awal mantannya menjadi sahabatnya. Akhirnya gw lebih memilih untuk mengalah karena pastinya tidak akan pernah berakhir jika hanya debat. berkali-kali dia menjelaskan demikian dan gw sdh percaya itu.





Dari situ gw percaya bahwa kamu bisa menjaga komitmen yang dulu pernah kita buat selama 3 tahun ini dan gw berharap untuk tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang sudah gw berikan selama ini. Masih ada banyak tantangan kedepan yang harus kita hadapi dan nantinya kita sendiri bisa tau bahwa antara gw atau dia bisa menjadi seseorang yang mampu melewati segala rintangan dalam tahap awal ini. Semoga. ( Surabaya, 19 Januari 2016 ) Bersambung...


" PACARKU SELINGKUH GARA-GARA BISNIS MLM "
babak baru sedang dimulai...
Kok ngenes men nek ndelok judul'e... tp yo ora..

Cerita tersebut berlanjut lagi, kali ini cerita tentang bisnis MLM. Gw prospek sebentar yang minat, Bisnis MLM adalah bisnis yang punya prospek besar, bisa dengan mudah mendapatkan materi, status sosial, cepat punya rumah, punya mobil, dan punya pasangan atau pacar simpanan pun bisa di lakukan.
Dalam pandangan orang sederhana seperti gw ( orang yang katanya ga punya motivasi klo menurut beberapa rekan2 pebisnis MLM saat gw uji kesabarannya ) Dari dulu memang gw kurang setuju dengan namanya bisnis MLM dan mungkin banyak orang juga ada yg sama kaya gw yg katanya ga punya motivasi untuk sukses. Dalam beberapa bulan ini dia ikut-ikutan gabung dengan bisnis MLM dan sdh bisa di tebak pasti akan ada perselisihan dan perbedaan pendapat. Benar demikian pada awalnya banyak perbedaan pendapat hanya karena masalah MLM dan merembet-merembet menyangkut kehidupan. Karena begini orang kalau sdh gabung dg bisnis MLM itu menjadi mudah sensitif dan hanya materi-materi dan status sosial yang ia kejar siapa coba yang tidak mau kaya?
.

Karena dia sudah masuk ke dalam bisnis MLM maka akhirnya sifatnya menjadi sensitif dan hanya dalam beberapa bulan saat dia ada masalah dg gw disitu orang lain yang perhatian mulai muncul mungkin juga member dari bisnis MLM tersebut, dan selalu ngasih semangat, karena sdh tergiur dengan "lambe-lambe sales" akhirnya perhatian kecil gw sdh di hiraukan, walaupun pada akhirnya gw berusaha untuk mengerti dan mendukungnya tetapi dia sudah memutuskan untuk selingkuh dengan orang lain karena kenyamanan dan kelancaran bisnisnyalah yang dia kejar, bagi dia yang penting orang lain bisa dekat dan mau mendukungnya mungkin bisa memegangnya tangannya saja itu sudah membuatnya bahagia apalagi sama-sama berada di bisnis MLM atau dari awal sangat mendukungnya pasti akan lebih mudah menarik perhatiannya, perhatian dari gw yang hanya bekerja di bidang sosial pun tidak di hiraukan maklum kerjaan hanya nyapu dan ngepel pasti tidk punya prospek masa depan yang bagus, begitulah kira-kira. Tetapi klo berhubungan pada saat LDR paling y dia cmn pegang tlp dan itu kurang greget sepertinya. Perjalanan 3 tahun bisa dengan mudah hilang hanya dalam beberapa bulan karena masalah sepele walaupun gw dekat dengan orang tuanya dan dulu sudah pernah membicarakan untuk hubungan selanjutnya tp semua itu tidak nyata bagi dia. Namanya juga LDR ada masalah dikit bilangnya " orang yang disini jauh lebih baik dan bertanggung jawab atau apalah " karena jaraknya dekat aja dan sering ketemu makanya bilangnya seperti itu, coba dulu 2 tahun deket, berkali-kali bilang " jangan tinggalin aku ya " sambil mbrebes mili dan meluk erat2.. gw y cmn bisa senyum klo ingat itu.Ya maaf gw memang bukan orang bertanggung jawab seperti yang dia pikirkan pada saat-saat seperti ini, gw jg sudah ragu dengan perjuangan gw selama ini serius tapi sia-sia. Karena dia sekarang sudah berpikiran seperti ini.





Banyak hal yang dia bangga-banggakan saat dengan orang yang katanya lebih bisa menjadi suami yang baik. Laki mana yg ga berusaha ngasih perhatian lebih saat tau ada cewek lagi punya masalah dg pacar atau suaminya, dan pasti dia jg ada harapan untuk bisa memilikinya klo liat cwenya saja gampangan dan dengan mudahnya tertarik dan yg psti ada rasa bangga tersendiri dalam diri si cowoknya. Negatif thingking? Hal seperti ini yg banyak cewek ga tau naluri dari seorang laki-laki apalagi lakinya lg jomblo.

Jadi klo gw sdh tau seperti itu, di bilangin baik-baik ga mempan, di kasih perhatian walaupun masih hanya sebatas LDR masih tetap sama ya tinggal sabar aja untuk beberapa bulan, klo ga sadar dg yg dilakukannya ya ngapain harus di pertahankan lagi karena bagi gw cinta itu bukanlah sebuah mainan yang dengan mudahnya di hancurkan, di bela-belain setia jg ga ada artinya y tinggal di lepas aja, ga usah repot-repot untuk galau biarkan dia bersenang-senang dan bermimpi untuk jadi milyader. Gw jg sdh merasa senang dan ada banyak kebanggaan tersendiri  dari apa yg sudah gw lakukan. Untuk saat ini selamat berselingkuh dan bersenang-senang semoga sukses. Dan klo itu pilihannya, selama gw di seberang pulau ini gw jg akan berusaha berpikir santai dg masalah yang ada. ( Kalsel 16/2/2016 )



Sebenernya gw ga sabar mau kasih cerita ini tetapi gw masih sabar untuk tetap tersenyum, sudah seminggu berjalan masih tetap saja seperti biasa, gw berusaha kasih perhatian tp tetap cuek karena dia disana lagi perhatian dengan orang lain dan bahkan rela berkorban dg orang yang disana hingga di bela-belain lembur kerja supaya bisa ketemu semalam'an kasian khan klo cwonya yang disana merasa kesepian, tp ya gpplah sabar saja, ga rugi kok jadi orang sabar itu.


Mungkin dalam pikirannya gini, " teman gw yang satu kerjaan di pabrik ini bisa leluasa selingkuh knapa gw tidak klo itu memang bikin nyaman.. " memang gw denger2 klo di pabrik tempat dia bekerja itu terkenal dengan orang berselingkuh jd ya tidak heran jika seseorang lg ada masalah lalu mencari pelarian, walaupun temannya sudah bersuami itulah knapa banyak orang enggan terbuka dg masalah yang ada meskipun sama suami sekalipun, karena memang selingkuh itu lebih enak karena kita bisa memanfaatkannya dan kita juga bisa bersenang-senang. tp ya maklum dalam beberapa bulan ini masih terpisah pulau jadi masih menunggu waktu untuk bertemu secara langsung kalau memang masih bisa di pertahankan dalam beberapa bulan ini ya biarlah dia bersenang-senang dulu namanya cinta khan ga bisa di paksakan bisa muncul dimana saja, ketemu langsung diajak tidur aja jg ada kok.. Kalau gw tidak seperti ini berarti gw orang bodoh tidak akan banyak informasi gw dapatkan ada segi negatif dan positifnya banyak-banyak mencari informasi tp dengan itu gw menjadi laki yang tidak dengan mudahnya di permainkan secara sembunyi-sembunyi.




Bangga khan klo bisa memanfaatkan orang lain itu, ga peduli sdh punya pacar atau suami.. Beberapa minggu gw berusaha untuk berpura2 bodoh tapi dia tetap berlanjut dan tak ada perubahan sama sekali bahkan hingga di bela2in dan di enak2in keluar berdua.. jadi sdh pantas memang klo memang tidak perlu lagi di pertahankan.


terserah mau bilang gw apa tp inilah cara gw dan dari sinilah gw ga akan pernah merasa kaget jika di bandingkan tiba2 dia jadian dengan orang lain karena gw sudah menikmati semuanya.

Biarlah orang mau berkata apa, karena inilah cara gw mengungkapkan semuanya, gw ga bisa berbuat selingkuh seperti yang dilakukan kebanyakan orang tetapi gw punya cerita tersendiri dan gw punya cara seendiri untuk mengungkapkannya. Hanya gw dan Tuhan yang tau, semua gw serahkan pada kehendak alam. Klo bisa menjadi pelajaran silahkan ambil sisi positifnya, klo tidak bisa silahkan keluar dari halaman ini.

Dan dari detik ini semua telah berakhir cerita ini, gw yang membuat cerita dan dia yang telah mengakhirnya. TAMAT



Comments