Edisi mancing di Waduk Riam Kanan, Salah satu waduk terbesar di Kalimantan

Selamat sore gaes..
Ada yang pernah tau waduk riam kanan?

Waduk Riam Kanan adalah salah satu waduk terbesar di Kalimantan Selatan yang ada di Aranio, Kab. Banjar.

Waduk ini adalah waduk buatan yang dalam pembangunannya memakan waktu selama 10 tahun ini dibangun dengan membendung 8 sungai yang bersumber dari Pegunungan Meratus, serta ada 9 desa yang kemudian ditenggelamkan di area seluas 9.730 hektar tersebut.


Bendungan ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 30 Juni 1973 yang didampingi oleh Menteri PUTL Ir. Soetami dan Gubernur Kalimantan Selatan Kolonel Soebardjo. Pada saat diresmikan bendungan ini memiliki 2 mesin pembangkit listrik dengan kapasitas masing-masing 10 MW. Dan untuk menghormati jasa-jasa penggagas pembangunan waduk Riam Kanan maka pada tanggal 19 Januari 1980 nama PLTA Riam Kanan diganti menjadi PLTA Ir. Mohammad Noor. Pada kurun waktu Juli 1980 – Mei 1981 dilaksanakan pembangunan tahap II dengan penambahan instalasi satu unit pembangkit lagi dengan kapasitas yang sama dengan 2 mesin terdahulu sehingga total kapasitas mesin pembangkit listrik PLTA Ir. Pangeran Mohammad Noor adalah 30 MW.


Sekarang ini PLTA Ir. Mohammad Noor beroperasi untuk memberikan jasa energi listrik kepada masyarakat Kalimantan Selatan dan Tengah. Tentu saja kondisi perlistrikan di masa awal-awal beroperasi sangatlah jauh berbeda dengan saat ini, yang mana kondisi ini dipengaruhi oleh tingkat pertambahan penduduk serta pertumbuhan ekonomi yang ditandai dengan banyaknya bermunculan industri-industri besar dan sentra-sentra pemukiman yang sudah barang tentu banyak memerlukan energi listrik. Seiring dengan bertambahnya usia maka produksi listrik yang dihasilkan dari ketiga turbin PLTA tidak lagi mampu maksimal dari kapasitasnya 30 MW, kini kisaran produksi listrik PLTA ini hanya 20 – 22 MW saja. Hal ini tentu saja sudah diantisipasi oleh pemerintah dengan membangun pembangkit-pembangkit listrik lain guna menambah pasokan listrik, tercatat di Kalimantan Selatan dan Tengah terdapat beberapa pembangkit listrik seperti PLTU (uap) Asam Asam dengan kapasitas 130 MW, PLTD (diesel) Trisakti dengan kapasitas 30 MW, PLTD Banua Lima dengan kapasitas 30 MW, PLTD Kuala Kapuas dengan kapasitas 20 MW serta PLTD Palangkaraya dengan kapasitas 30 MW.


Selain sebagai penyuplai tegangan listrik, waduk riam kanan menjadi tempat wisata alam tersendiri bagi masyarakat kalimantan selatan, dan bagi yang hobi mancing, waduk riam kanan menawarkan berbagai macam ikan untuk bisa di pancing.

Untuk menuju ke danau ini tidak terlalu jauh, Kamu bisa mengunjungi Danau Riam Kanan dari Kota Banjarbaru dengan menggunakan kendaraan umum maupun pribadi sejauh 25 kilometer. Di sepanjang perjalanan kita akan dihibur oleh pemandangan eksotis berupa bukit-bukit terjal di sisi kanan dan kiri jalan. Persawahan dan perkampungan yang sesekali terlihat di balik rimbunnya pepohonan.



Sesampainya di lokasi, kamu dapat menyewa perahu klotok (semacam perahu motor) untuk melakukan perjalanan mengelilingi danau, memancing, atau mengunjungi Pulau Pinus yang terletak di tengah Danau Riam Kanan. Harga sewa perahu klotok cukup bervariasi, tergantung dari aktifitas yang hendak kamu lakukan. Jika kamu berniat untuk memancing, beberapa perahu klotok biasanya dilengkapi dengan ‘fasilitas’ berupa kompor gas kecil dan peralatan memasak. Jadi kamu dapat langsung memasak dan menyantap ikan hasil tangkapan sambil duduk terayun-ayun dalam perahu di tengah danau, rasanya sangat nikmat.



Banyak ikan yang bisa didapatkan disana seperti nila dan lain-lain, perjalanan ke tempat mancing memakan waktu sekitar 2 jam menggunakan perahu, sebelum itu kita akan mencari udang terlebih dahulu sebagai umpan, udang dapat dicari dengan mudah di pinggir pulau-pulu kecil di dekitar danau.








Comments