
Meskipun begitu kalau pulang kampung ga mampir suroloyo ga enak rasanya apa lagi sambil bawa pacar dengan melihat lanscape pemandangan hamparan kota yang terlihat kecil dan juga candi borobudur yang hanya terlihat berwarna hitam persegi.
Suasana dingin pasti yang banyak dicari oleh wisatawan tetapi kalau pada siang hari jangan tanya udara dingin apa lagi berada di puncak, rasanya kaya terpanggang oleh panas matahari.
Pagi hari kalau memang kuat dengan udaranya pasti akan melihat penamdangan yang menakjubkan yaitu matahari terbit atau pada sore hari melihat matahari tenggelam.
Puncak suroloyo sendiri merupakan bukit tertinggi di kawasan pegunungan menoreh masih terletak di kabupaten kulon progo, yogjakarta. Di puncak ini para wisatawan bisa langsung dapat melihat empat gunung besar di jawa yaitu gunung merapi, gunung merbabu, gunung sumbing, dan gunung sindoro. Gunung suroloyo terletak di dusun keceme, kecamatan samigaluh, kulon progo. Mungkin sekitar 160 meter'an untuk bisa naik ke puncak dengan melalui tangga sebanyak 286 buah dan kemiringannya sekitar 30 sampai 60 derajat. Di puncak suroloyo ini banyak orang mempercayai mitos yang beredar bahwa puncak suroloyo merupakan titik tengah pulau jawa. Sebagian masyarakat Jawa percaya, jika ditarik lurus dari utara ke selatan, kemudian dari barat ke timur di atas pulau jawa, maka akan bertemu di Puncak Suroloyo. Orang Jawa menyebutnya dengan kiblat pancering bumi (pusat dari empat penjuru) tanah jawa. Dengan mitos, sejarah beserta pemandangan alamnya, tentu tempat ini sangat tepat untuk dikunjungi sebagai wisata alam yang penuh dengan misteri.
Sekian cerita singkat q di puncak suroloyo, Foto-fotonya bisa dilihat DISINI
Untuk cerita lainnya pastinya akan menyusul nanti... :)
Comments
Post a Comment