🎁 Spesial buat pengunjung Idblogpacker, akan ada yang spesial dalam 5 detik...

Serunya Main ke Pantai Pandawa Bali, Surga Tersembunyi yang Bikin Lupa Pulang!

Hai, Sobat Idblogpacker! 🌊☀️

Kalau kamu lagi cari pantai di Bali yang nggak cuma cakep tapi juga punya vibes santai dan nggak terlalu ramai kayak Kuta atau Seminyak, kamu wajib mampir ke Pantai Pandawa! Lokasinya ada di daerah Kutuh, Kabupaten Badung. Walaupun sempat dijuluki "Secret Beach", sekarang Pantai Pandawa makin hits tapi tetap asyik buat healing atau sekadar ngadem dari penatnya kota.

Perjalanan Menuju Pantai Pandawa: Bukan Sekadar Jalan, Tapi Petualangan

Sebelum sampai ke pantainya, kamu bakal disuguhi pemandangan tebing kapur tinggi yang dibelah jadi jalan. Serius, ini aesthetic banget! Bahkan sebelum nyampe pasirnya, kamu udah bisa foto-foto kece di jalur masuknya. Di kiri-kanan jalan, ada patung Pandawa Lima yang bikin suasana makin epic. Jadi selain pantai, kamu dapet sentuhan budaya Bali juga. Komplit!

Pasir Putih + Air Biru = Kombinasi Anti Gagal

Sampai di pantainya, kamu bakal langsung disambut sama pasir putih yang lembut dan laut biru jernih. Cocok banget buat yang doyan main air, sunbathing, atau sekadar rebahan sambil nikmatin angin sepoi-sepoi. Ombaknya juga bersahabat, jadi aman buat berenang atau main kano. Dan yes, kamu bisa sewa kano di sana dengan harga yang ramah di kantong!

Banyak Aktivitas Seru, Nggak Bakal Bosen!

Di Pantai Pandawa, kamu bisa:

  • Main kano bareng temen atau pacar. Seru banget apalagi kalau mataharinya lagi golden hour!

  • Paragliding dari atas tebing (buat kamu yang suka tantangan).

  • Snorkeling kalau pengen lihat kehidupan bawah laut.

  • Ngemil dan nyantai di warung pinggir pantai. Cobain kelapa muda sambil ngeliatin sunset, vibes-nya gak main-main!

Instagramable? Banget!

Buat kamu yang nggak bisa jauh dari kamera, tenang aja. Dari jalan masuk yang dramatis, patung-patung megah, sampai bentangan pantai yang cantik, semuanya Instagram-worthy. Bawa outfit terbaik kamu, karena tempat ini sayang banget kalau nggak diabadikan.

Tips Biar Liburan Makin Maksimal:

  • Datang pagi atau sore biar gak terlalu panas.

  • Bawa sunblock, karena matahari Bali tuh niat banget nyengatnya!

  • Sedia uang cash, karena belum semua warung terima pembayaran digital.

  • Jangan buang sampah sembarangan. Jaga alam, bro & sis!




Jadi, udah siap ngelapak di Pantai Pandawa akhir pekan ini? Kalau kamu suka pantai yang tenang tapi tetap kece buat seru-seruan, ini tempat yang wajib masuk bucket list kamu. Jangan lupa ajak temen biar makin rame, atau ajak doi biar vibes romantisnya dapet 😍

#idblogpacker #PantaiPandawa #BaliTrip #BeachVibes #LiburanAsyik

Share:

Mengenal Bangunan Bersejarah Di Kalimantan Selatan: Museum Wasaka

Halo guys kali ini Idblogpacker akan mengajak jalan-jalan ke sebuah tempat bersejarah di banjarmasin yaitu Museum Wasaka. Yuk kenal lebih dekat dengan museum tersebut.

Museum Wasaka Yang Terkenal di Kalimatan Selatan tepatnya di Kota Banjarmasin ini adalah singkatan dari Waja Sampai Kaputing, kalimat ini merupakan moto perjuangan rakyat Kalimantan Selatan yang artinya perjuangan yang tiada henti hingga tetes darah penghabisan, pada masa melawan penjajah Belanda.

Share:

Agrowisata Bhakti Alam Pasuruan

Bhakti Alam Pasuruan, sebuah agrowisata yang bisa menjadi surga wisata bagi anak khususnya yang tinggal di Jawa Timur, berlibur dengan anak sekaligus mengajak anak untuk belajar tentang tumbuhan akan sangat menyenangkan, di sini juga didukung berbagai permainan untuk anak hingga penginapan juga ada, menjadikan wisata ini semakin lengkap.

Apa yang menarik di Bhakti Alam?

Bhakti Alam merupakan agrowisata yang menyajikan keindahan alam dengan kebun buah, bunga bunga dan tanaman yang luas. Areanya cukup luas, karena dibangun di tanah seluas 300ha, di dalamnya terdapat taman bunga, taman air, tanaman buah buahan, restoran dan juga penginapan. Di dalamnya banyak juga spot selfie , bahkan tak jarang terlihat ibu ibu dan bapak bapak juga enggak sungkan selfie selfie . Udaranya juga sejuk, menjadikan tempat wisata ini nyaman dikunjungi.

Share:

Rumah Hantu Darmo atau RHD Tempat Paling Seram di Surabaya

Setiap sudut tempat yang ada di dunia memang tak akan bisa lepas dari hal gaib. Percaya atau tidak, ada fakta tentang kehidupan kita di dunia ini memang berdampingan dengan makhluk astral semacam itu. Namun, sosok misterius tersebut ada yang tenang ada pula yang doyan menampakkan diri.

Salah satu makhluk gaib yang begitu aktif mungkin bisa ditemui di rumah hantu Darmo yang ada di Surabaya. Mungkin nama rumah hantu tersebut bukan hanya dikenal oleh orang Surabaya saja, hal itu karena rumah kosong yang berada di Jalan Puncak Permai II nomor 26 tersebut begitu kental dengan kisah mistis. Seperti apa misteri yang menyelimutinya? Berikut kupasannya.

Share:

Yuk Mengenal Temu Ireng Tanaman Herbal Yang Kaya Akan Khasiat Dan Mulai Langka

Mungkin karena sekian lama hidup di daerah perkotaan jadi agak kuper mengenai tanaman-tanaman herbal yang sejatinya banyak di tanam di rumah. Berawal dari ada sakit biduran, ibu menyarankan untuk di obati menggunakan temu ireng dan adas pulowaras yang di buat untuk setiap kali mandi.
Saya pun memesan untuk dikirimkan temu ireng dan adas pulowaras ke kalimantan yang selama saya tau di daerah kalimantan tidak ada yang namanya temu ireng dan adas pulowaras.

Ternyata dalam temu ireng banyak lho kandungan herbalnya, temu ireng ini merupakan sejenis tanaman jamu yang memiliki nama botani Curcuma aeruginosa. Di Indonesia tanaman ini memiliki beberapa nama seperti temu erang, termu ireng, maupun temu lotong. Tanaman yang berasal dari keluarga zingiberaceae ini memiliki ciri-ciri fisik sebagai berikut :

Manfaat temu ireng, dari yang saya dapat di internet:

Tinggi batang tanaman bisa mencapai hingga 2 meter, memiliki batang semu berwarna kehitaman dan sepanjang batang dipenuhi dengan pelepah daun.
    Daun temu ireng berwarna merah lembayung dan memiliki tulang daun berwarna kecoklatan hingga lebih gelap. Panjang daun bisa mencapai 31 hingga 84 cm dengan lebar berkisar antara 10 hingga 18 cm. Helai daun berbentuk bundar dan memiliki pangkal dan ujung daun yang runcing.
    Bunga keluar dari samping batang atau ketiak daun. Bunga tertutup oleh 2-3 pelepah dengan panjang batang bunga mencapai 20-50 cm. Bunga temu ireng memiliki mahkota berwarna krem hingga merah jambu.
    Tanaman ini menghasilkan rimpang dalam ukuran besar, dan memiliki cabang merata.
    Temu ireng dapat tumbuh di hutan-hutan atau pada daerah dengan ketinggian antara 400 hingga 1.750 mdpl.

Share:

Durian Lahung Buah Nan Eksotis Yang Sangat Langka

Durian Lahung (Durio dulcis), adalah termasuk buah durian yang yang hanya dapat ditemukan di daratan pulau Kalimantan, tersebar di seluruh wilayah Kalimantan hingga ke wilayah Sabah Malaysia.

Nama "Durian Lahung" dikenal di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, sedangkan di Kalimantan Barat lebih dikenal dengan nama "Tembranang".
Sekilasmata durian ini sama saja seperti durian pada umumnya, tapi kulit dan durinya berwarna merah kehitaman, apabila dipegang maka akan terasa bahwa durinya lebih tajam dan lancip serta panjang. Rasanya agak berbeda dengan durian biasa, tetapi tetap lezat untuk dinikmati.
Cara mengupas atau membuka buahnya pun berbeda, tidak seperti membelah buah durian pada umumnya, dengan cara dipenggal secara melintang, setelah terbuka maka terlihatlah isi buah yang kekuningan dengan aroma khas menggoda selera.

Menurut masyarakat di sekitar hutan di Kalimantan Tengah, di daerah ampah, kabupaten Barito, Kalimantan Tengah, bahwa buah ini sudah semakin susah didapat, karena batang pohonnya yang sudah sangat besar, bisa mencapai diameter 1 sampai 2 meter, akibat usia rata-rata telah mencapai ratusan tahun, sehingga banyak ditebang oleh penebang liar untuk dijual ke perusahaan kayu dan industri lainnya, pohon durian Lahung ini semakin langka, karena jumlahnya yang semakin sedikit, yang berakibat kehidupannya pun diambang kepunahan.

Harga buah Durian Lahung ini, lebih murah dari harga buah Durian Karatongan, karena daging buahnya tipis, rasanya agak  hambar, dan juga banyak orang yang tidak menyukai bau dari buah Durian Lahung ini. Beberapa orang berpendapat bahwa bau dari buah ini mirip seperti bau "lahung". Dalam bahasa Banjar (Kalimantan Selatan) "lahung" berarti "wts". Jadi seperti bau parfum wts begitulah menurut pendapat mereka.

Share:

Si Kecil Mungil Durian Kerantungan atau Mahrawin

Kali ini saya akan mengajak kalian berkenalan dengan si kecil bernama latin Durio oxleyanus dan ternyata penyebutan tentang buah yang masih satu keluarga dengan durian (Durio Family) ini mempunyai penyebutan yang berbeda di berbagai daerah. Di Kalimantan sendiri yang mempunyai lima Propinsi buah ini dapat disebut sebagai Dian, Durian, Lai, Lai bengang, Kartungan, Kerantongan, Kerantungan, Ketungan, Kutongan serta Sukang, disebut juga sebagai Durian Isu.

Buah ini tersebar di pedalaman Kalimantan (Borneo), Sabah serta Serawak. Sehingga diduga penyebutannya lebih beragam dan tidak terbatas seperti yang saya tulis di atas.

Ciri khas pada buah adalah warna kulit buah hijau, tidak kuning meskipun sudah matang. Buah seperti kebanyakan jenis durian lainnya. Buah yang masak dan jatuh ke tanah, tidak langsung merekah, tapi memerlukan waktu yang lama untuk merekah dengan sendirinya, buah tidak mengeluarkan aroma dan mengandung alkohol yang cukup tinggi, daging buahnya berwarna mentega dan manis rasanya.  Satu lagi, biji lumayan kecil, sehingga proporsi daging buah lumayan banyak.

Selain buahnya yang manis dan lezat, buah ini telah dipercaya sebagai obat ampuh bagi penyakit malaria dengan cara mengekstrak kulit buahnya (mudahan ada penelitian lebih lanjut tentang khasiat buah, biji maupun kulit buah mahrawin ini).

Share:

Buah Kenyem / Balangkasua, Salah Satu Buah Hutan Kalimantan

Di setiap hari sabtu dan minggu banyak buah lokal biasanya dijual di pasar terapung, banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Pasar terapung yang biasanya banyak dikunjungi tiap akhir pekan ini adalah pasar terapung Siring Menara Pandang, Jalan Kapten Pierre Tendean, Banjarmasin.

Saat ini jika sedang musim buah-buah lokal, biasanya pasar ini dipenuhi keranjang-keranjang berisi buah tersebut.

Di antaranya adalah buah kenyem atau Balangkasua atau oleh seorang pedagangnya di pasar tersebut menyebut buah simalakama.

Istilah buah kenyem atau balangkasua banyak ditemui di Kalimantan Tengah.

Share:

Festival Sungai 2018 Dance On The River Banjarmasin

Festival Sungai Banjarmasin 2018 Dance On The River adalah Lomba Tari di Atas Sungai Martapura yang dilaksanakan pada hari Minggu malam, 2 Desember 2018 Pukul 19.00 - 24.00  Persembahan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kota Banjarmasin Acara ini di ikuti oleh beberapa kelompok kesenian yang terdapat di kota banjarmasin dan berlangsung sangat meriah dengan antusiasme para penonton di kawasan menara pandang piere tendean banjarmasin.




Share:

Festival Pasar Terapung Lokbaintan 2018

photo by idblogpacker
Pagelaran Festival Budaya Pasar Terapung Lok Baintan 2018 di Sungai Martapura Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar, Minggu 2 Desember 2018. Festival ini mampu memikiat ribuan orang yang datang ke lokasi, baik wisatawan lokal maupun asing.

Sejak pukul 04.00 Wita, aktifitas para pedagang sudah mulai merapat di lokasi acara yang digelar di dermaga bawah jembatan Desak Lok Baintan, Martapura. Ratusan jukung, termasuk puluhan di antaranya yang dilengkapi dengan hiasan tanglong nampak indah berderet di pinggir dermaga. Riak sungai martapura yang tak ubahnya membuat jukung-jukung dengan muatan barang dagangan yang diterangi tanglong dan obor kecil itu nampak begitu ritmis.

Dan semakin lama, semakin banyak saja jukung pedagang yang merapat memenuhi hampir separuh badan sungai. Belum lagi ditambah puluhan perahi kelotok dengan ukuran lebih besar yang menambah kemeriahan suasana subuh itu.

Sementara itu, di pinggir dermaga ratusan fotografer—baik profesional maupun amatir, telah siap dengan peralatan mereka untuk mengabadikan peristiwa tersebut. Kali ini, panitia memang sekaligus menggelar lomba fotografi dengan tema pasar terapung. Pesertanya pun tak hanya dari dalam negeri, tapi juga diikuti fotografer luar negeri seperti dari Malaysia dan Vietnam.

Share:

Buah Lai atau Pampakin si Kerabat Durian Khas Kalimantan

Buah Lai atau Pampakin ini dari luar persis buah durian, bentuknya relatif bulat agak lonjong sedikit, tidak seperti durian yang kadang bengkok sana sini. Buah Lai berwarna hijau, ada pula yang kecoklatan dan ada yang agak kekuningan. Dia juga berduri seperti durian. Buah juga memiliki juring (kamar) sebanyak 5 dan batas antar kamar ini ada semacam celah seperti pada durian, sehingga jika buah sudah masak, kamar-kamar bisa dibuka satu persatu dan nampak daging buahnya yang bersembunyi di sana. Persis sama dengan durian.

Buah ini selain Lai, juga punya banayk sebutan : pampakin, pekawai, durian kuning, durian tinggang, durian pulu, nyekak, ruas, sekawi dan lain-lain. Nama ilmiahnya adalah Durio kutejensis (kutejensis = berasal dari Kutei).

Dari namanya, buah ini asli Indonesia, asli Kalimantan. Tetapi kadang orang menjualnya dengan mengatakan Lai Bangkok, sungguh tidak mengenakkan, Yakinlah, bahwa buah ini memang asli Indonesia, kalau ketemu yang demikian, berilah penjelasan kepada penjualnya, ini buah asli Kalimantan. Saya pernah ke sana dan memakan buah ini.

Pohon Lai tingginya 20-25 meter, sama dengan durian. Hanya daunnya lebih besar, lebih panjang, lebih lebar dan lebih tebal. Buahnya agak kecil, beratnya 1-2 kilogram saja kalau sudah matang. Warna kulit buahnya hijau, hijau kekuningan atau kuning seperti emas.







Lalu apa bedanya dengan durian? Daging buah Lai ini warnanya kuning agak orange, orange, atau orange agak kemerahan. Buahnya tidak mempunyai aroma yang menyengat seperti durian. Dia tidak beraroma sama sekali, atau ada yang beraroma sedikit dan ada pula yang agak wangi seperti bunga mawar. Dengan demikian, bisa ditaruh di atas meja makan, tanpa takut ada yang pusing karena baunya yang menyengat. Selain itu buah Lai ini juga relatif lebih tahan lama dibanding durian, tidak cepat membusuk.

Tekstur daging buahnya tidak seperti buah durian yang lembek seperti ‘jeli’, buah Lai buahnya ‘renyah’, kalau dimakan ‘kres – kres’ mirip nangka. Rasa buahnya antara nangka dan durian, sangat enak. Buah ini juga aman kalau dikonsumsi banyak-banyak, tidak seperti durian yang bisa memabukkan atau seperti nangka yang tidak semua orang suka baunya. Luar biasa bukan ?
Share:

Buah Gitaan, Buah Rambat Yang Mulai Sulit Dicari

Pada kesempatan ini saya kembali bisa mencicipi buah langka khas kalimantan yaituu Buah Gitaan, Apa itu buah gitaan??

Buah gitaan merupakan buah endemik dari wilayah pulau borneo “Kalimantan”. Buah gitaan di negara Brunei mempunyai sebutan Pitabu. Buah gitaan mempunyai perpaduan rasa antara buah sirsak, manggis dan susu. Paduan rasa yang dihasilkan yaitu manis, gurih dan segar. Buah gitaan sering disebut “Missing Fruits Of Paradise” atau buah surga karena buah tersebut mempunyai perpaduan rasa buah sirsak dan manggis yang selama ini sudah dikenal sebagai buah eksotis yang lezat dan susu menjadi minuman yang bergizi tinggi. Apabila ketiganya bersatu maka rasanya akan menjadi manis, asam dan sedikit gurih. Saat baru dipetik buah gitaan mempunyai rasa yang pahit dan asam sehingga hewan pemakan buah seperti bajing tidak menyukainya. Rasa pahitnya seperti biji duku yang tergigit. Jaringan kulit dan lapisan buah yang banyak getah berwarna putih menjadi penyebabnya. Namun, setelah 3 hari disimpan getah yang mengandung karbohidrat tersebut berubah menjadi glukosa atau gula sehingga rasanya berubah menjadi manis, karena sifatnya itu buah gitaan menjadi buah favorit.

Buah gitaan tidak setiap saat ada di pasar hanya ada sesekali saat dihutan sedang panen. Buah gitaan tidak banyak terekspos karena buahnya terbatas, di Kalimantan pun buah gitaan masih terbatas. Padahal buah gitaan mempunyai potensi untuk menjadi buah eksotis yang lezat. Buah gitaan sangat cocok untuk dijadikan buah olahan seperti campuran es, jus, es krim atau es campur.

Berikut ini ciri-ciri tanaman dan buah gitaan :

  •     Buah gitaan tumbuh secara merambat, daunnya padat merambat memenuhi bagian atas rangka sehingga cahaya tidak menembus ke tanah. Tanaman gitaan termasuk tanaman yang cukup produktif, setiap satu tangkai muncul 4-5 buah sedangkan tanaman yang berusia kurang dari 5 tahun bisa menghasilkan puluhan buah yang siap dipetik. Buah gitaan muda kulitnya mempunyai kenampakan hijau dan mempunyai ukuran seperti buah melon kecil. Pada saat matang kulitnya yang hijau berubah menjadi warna kekuningan. Daging buahnya putih seperti buah manggis tetapi tidak beraturan. Setiap buah mempunyai 9-15 siung buah yang berbiji, sisanya tanpa biji. buah gitaan mempunyai biji berwarna hitam dengan bentuk panjang seperti biji flamboyan. Tanaman gitaan tumbuh di hutan-hutan kalimantan dengan merambat ke batang-batang pohon yang besar. Tanaman gitaan dalam buku “Tanaman Berguna Indonesia” disebutkan termasuk jenis tanaman liana yang berkayu. Tanaman gitaan mempunyai batang yang berwarna coklat tua dengan ukuran lengan orang dewasa dan mengeluarkan getah. Pada tahun 1923 getah tanaman gitaan digunakan untuk bahan campuran getah perca.
   
  •     Buah gitaan mempunyai variasi buah yang sangat banyak. Selain itu, ukurannya juga beragam dari sebesat telur, pir sampai melon. Warna kulitnyajuga beragam. Kulit buah gitaan warna kuning ditemukan di wilayah Kalimantan Timur dan Halmahera. Kulit buah gitaan warna orange ditemukan di wilayah Brunei Darussalam. Daging buah gitaan juga mempunyai variasi warna dari putih sampai orange, karena hal tersebut sebelum dilakukan pengembangan sebaiknya dilakukan seleksi terlebih dahulu. Proses pengembangan gitaan tidak akan membutuhkan waktu yang lama, hal tersebut disebabkan karena jenis tanaman liana termasuk tanaman yang cepat tumbuh dan berbuah. Apabila serius maka dalam waktu 2 tahun sudah bisa dikembangkan. Seperti, tanaman gitaan 3 minggu setelah semai sudah mulai berkecambah paling lambat biji berkecambah pada usia 7 minggu, setelah tanaman berusia 2 bulan tingginya akan mencapai 2 jengkal orang dewasa.

Share:

Mirisnya Kondisi Satwa di Taman Satwa Jahri Saleh Banjarmasin

Taman yang juga dikenal dengan nama Kebun Binatang Jahri Saleh ini sekarang tidak memiliki banyak jenis hewan yang bisa dilihat pengunjung.Hanya terdapat beberapa jenis unggas seperti merpati, gagak, enggang, ayam hias, dan sebagainya.

Lalu ada lagi buaya, reptil dan beberapa jenis primata.

Para pengunjung bisa dengan bebas melihat-lihat hewan-hewan itu tiap hari dari pukul 08.00 Wita hingga 18.00 Wita.

Untuk tarif masuknya murah, yaitu Rp 2.000 untuk anak-anak dan Rp 4.000 untuk dewasa, plus bayar parkir kendaraan roda dua Rp 2.000 jika Anda memakai sepeda motor.

KONDISI TAMAN SATWA JAHRI SALEH YANG KURANG TERAWAT



Taman Satwa Banjarmasin atau sebelumnya dikenal dengan Taman Bungas terletak di Jalan Jahri Saleh, Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kondisi lingkungan yang jauh dari keramaian pusat kota menjadikan taman satwa ini sepi pengunjung dan kurang terawat.
Dari pengalaman selama menyusuri taman satwa tersebut, banyak hewan-hewan yang seharusnya diindungi malah terkesan tersiksa di dalam kandang dengan kondisi yang sangat mengenaskan, kurus dan kurang terawat.
Info yang saya dapat memang untuk pemberian makanan hanya dilaakukan sekali dalam sehari dn karena keterbatasan dana untuk operasional. Sebenarnya jika tertata, taman ini tampak nyaman karena dilengkapi banyak pohon, air mancur dan arena bermain untuk anak. Terlebih lagi bisa menjadi sarana edukasi secara langsung bagi anak-anak, karena merupakan kebun binatang satu-satunya di banjarmasin.



Share:

Mukti Jelajah Indonesia Jalan Kaki dari Sabang sampai Merauke Mengajak Rakyat Indonesia Jangan Terpecah Belah

Diperjalanan pulang tadi tidak sengaja saya melihat seorang pejalan kaki dengan tulisan JELAJAH INDONESIA, rasa penasaran pun muncul, akhirnya saya berniat untuk mendekatinya dan menyapanya.
Beberapa bulan yang lalu saya bertemu dengan seseorang yang sama juga berjalan kaki keliling indonesia, Namanya Pak Watimin Warga Cilacap yang berjalan kaki keliling indonesia, Kali ini saya bertemu dengan Pak Mukti yang berasal dari Sabang, Provinsi Aceh.
Dia memiliki target perjalanan keliling Indonesia dari sabang sampai merauke itu bisa selesai selama dua tahun. Dia pun memulai perjalanan tanpa bekal dan uang sepeser pun. Yang dibawa Mukti hanya dua lembar pakaian, jaket, celana, dan sajadah. Itu dia letakkan di dalam tas.

Share:

Hijaunya Bukit Teletubies di Bukit Sapu Angin Pelaihari, Kalimantan Selatan

Halo gaes..
Perjalanan idblogpacker kali ini akan mengunjungi sebuah bukit di daerah pelaihari, kalimantan selatan. Letaknya sekitar 2 jam dari pusat kota banjarmasin. Namanya bukit sapu angin,.
Saat libur di tengah rutinitas setiap hari, saya mendapatkan berbagai informasi mengenai beberapa tempat wisata di daerah pelaihari. Setelah cari di mbah google, ada beberapa opsi yang ingin saya kunjungi antara lain bukit katunun, bukit rimpi, air terjun bajuin, dan bukit sapu angin.
Perjalanan kesana saya tidak melewati jalur utama kota banjarbaru melainkan mencoba melewati jalan di tengah pematang sawah alias jalan panturanya kalimantan, entah apa nama jalannya tetap di sepanjang perjalanan kita akan disuguuhi hamparan sawah dan langsung tembus di pantai takisung.

Share:

Festival Pesona Budaya Borneo 2

Sebuah kesempatan yang luar biasa bisa ikut meramaikan acara Festival Pesona Budaya Borneo 2 yang tahun ini dilaksanakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Festival ini dilaksanakan pada hari Sabtu 11 Agustus 2018 sampai dengan 15 Agustus 2018. Hajatan pesta budaya Kalimantan yang tahun ini memasuki tahun ke-2 ini, merupakan ajang silaturahmi budaya Kalimantan terlengkap yang menjadi hajat dari  Dewan Adat Dayak Nasional bekerjasama dengan lima pemerintahan daerah di Pulau Kalimantan,  yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.


Share:

Edisi mancing di Waduk Riam Kanan, Salah satu waduk terbesar di Kalimantan

Selamat sore gaes..
Ada yang pernah tau waduk riam kanan?

Waduk Riam Kanan adalah salah satu waduk terbesar di Kalimantan Selatan yang ada di Aranio, Kab. Banjar.

Waduk ini adalah waduk buatan yang dalam pembangunannya memakan waktu selama 10 tahun ini dibangun dengan membendung 8 sungai yang bersumber dari Pegunungan Meratus, serta ada 9 desa yang kemudian ditenggelamkan di area seluas 9.730 hektar tersebut.

Share:

Semangat Kai Api Inspirasi Warga Banua


Bagi  masyarakat Banjarmasin, siapa yang tidak mengenal sosok Kai Api. Jika kamu sedang jalan-jalan ke Banjarmasin dan mampir di Menara Pandang Siring pada saat malam minggu dan minggu pagi pasti kamu akan bertemu dengan Kai Api.

Aksi Kai Api di Menara Pandang Siring adalah atraksi menggunakan api, kepawaiannya dalam memainkan api membuat para pengunnjung saling berdesakan untuk menonton pertunjukannya, sesekali para pengunjung berteriak ketakutan dan bertepuk tangan.

Share:

Menyusuri Gelapnya Goa Batu Hapu, Tapin, Kalimantan Selatan

Pada kesempatan ini saya bersama teman saya mencob menyusuri daerah di sekitar tapin, disana terdapat goa besar yang namanya Goa Batu Hapu. Didaerah sekitar tapin yang masih daerah pegunungan, ternyata memiliki pesona alam lainnya berupa gua alami yang terletak di Desa Batu Hapu, Kecamatan Hatungun, Tapin, Kalimantan Selatan. Dihiasi oleh stalagtit dan stalagmit di dalamnya, menjadikan keindahan Gua Batu Hapu menjadi menarik para wisatawan untuk mendatangi dan membuktikan sendiri keindahannya.

Share:

Pemandangan Danau Tamiyang dengan Landscape Gunung

Destinasi wisata yang baru diresmikan beberapa bulan yang lalu Danau Tamiyang terletak di Desa Mandilapau Barat Kecamatan Karang Intan Banjarbaru. Danau dengan kedalaman sekitar 10 meter ini menyuguhkan pemandangan dan fasilitas yang menarik, salah satunya jetsky dan banana boat, spot untuk berfoto pun tidak kalah cantik.

Share:

Colour Run Berlari Sambil Mendaki Bukit di Villa Paman Birin Kiram Park Banjarbaru

Kiram Park atau Villa Paman Birin banyak orang menyebutnya adalah destinasi rekomendasi wisata baru di kota banjarbaru.

Letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota, Kiram Park menyajikan pemandangan alam yang sangat bagus, perjalanan bisa di tempuh sekitar 40 menit dari pusat kota melewati desa cempaka. Bisa juga di tempuh melewati jalur menuju ke taman hutan raya atau tahura mandi angin, sebelum pos masuk ada jalan belok yang bisa tembus menuju ke kiram park.

Share:

Sunrise Di Bukit Lentera Banjarbaru

Bukit Lentera merupakan bukit yang berada di wilayah Kelurahan Cempaka. Bukit ini terletak di daerah yang sangat dekat dengan pusat Kota Banjarbaru. Lokasinya yang dekat dengan pusat kota, menjadikan bukit ini tempat yang tepat jika ingin sekedar melepas lelah dengan melihat pemandangan sekitar Kota Banjarbaru. Pemandangan yang disajikan oleh Bukit Lentera adalah pemandangan Kota Banjarbaru dengan gedung-gedung perkantoran Gubernur, bukit-bukit Tahura Sultan Adam, serta gunung Kupang.
Share:

Bukit Matang Kaladan, Raja Ampatnya Kalimantan



Bukit Matang Kaladan adalah perbukitan yang berada di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan dekat dari kota Banjarmasin. Kawasan perbukitan ini dapat anda capai hanya dalam waktu kurang lebih 2 jam dari pusat Kota. Karena lokasinya yang terjangkau dan cukup strategis tersebut, para wisatawan ataupun turis yang berkunjung ke Banjarmasin, pasti tidak akan melewatkan kesempatan untuk mengunjungi bukit matang kaladan ini.

Share:

Uniknya Rumah "Jomblo"

Rumah jomblo sebenarnya tidaklah lain dari rumah pada umumnya. Terbuat dari susunan kayu dan atap berbentuk segitiga. Tapi, lahan tempat rumah jomblo berdirilah yang jadi perbedaan sekaligus keistimewaan rumah jomblo. Anda pasti tercengang ketika melihatnya secara langsung atau dari foto.

Share:

Wisata Danau Seran Banjarbaru, Kalimantan Selatan

Danau Seran merupakan salah satu danau yang berada di wilayah Banjarbaru Kalimantan Selatan, tepatnya di daerah Palam, Guntung Manggis kota Banjarbaru. Danau Seran ini bukanlah kawasan Danau yang terbentuk alami, melainkan bekas galian perusahaan tambang Intan PT Galuh Cempaka yang sudah tidak digunakan lagi oleh perusahaan tambang tersebut.

Share:

Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru, Kalimantan Selatan

Museum Lambung Mangkurat merupakan museum yang terdapat di kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Gedung dua lantai dengan  total luas area 1,5 Ha, museum yang diresmikan Mendikbud Daoed Yoesoef pada 1979 tersebut memiliki 11.965 koleksi. Koleksi-koleksi tersebut dapat diklasifikasikan menjadi 10 jenis yaitu, Geologi/Geografi, Biologi, Etnografika, Arkeologi, Historika, Numismatika/Heraldika, Filologi, Keramologi, Seni Rupa, dan Teknologi.

Share:

Konservasi Orang Hutan di Arboretum Nyaru Menteng

Wisata di Kota Palangkaraya yang tidak kalah menarik lagi adalah Kawasan Konservasi Orang Hutan Arboretum Nyaru Menteng, Arboretum Nyaru Menteng adalah sebuah kawasan hutan yang di dalamnya terdapat banyak spicies flora dan fauna, yang menjadi objek wisata menarik di kota tersebut ,Di lokasi ini banyak terdapat koleksi kehutanan dengan berbagai jenis seperti tanaman geronggang, meranti, cemara, dan tampan ,terdapat juga proyek reintroduksi sekitar 200 ekor orangutan
Sebagai  objek wisata alam yang juga sebagai wilayah konservasi dan penelitian tanaman langka, yang berlokasi di Kelurahan Tumbang Tahay Kecamatan Bukit Batu Palangka Raya (Km 28 dari Palangkaraya menuju Kabupaten Katingan).

Share:

Danau Tahai Palangkaraya

Danau Tahai adalah sebuah danau kecil yang terdapat di Kota Palangkaraya. Keistimewaan kawasan wisata Danau Tahai lainnya adalah disediakannya jembatan-jembatan kayu yang mengelilingi areal hutan ini, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir akan terendam air gambut. Danau Tahai memiliki keunikan yang mungkin tidak dimiliki oleh danau-danau lainnya (terutama di luar Pulau Kalimantan), yaitu airnya berwarna merah yang disebabkan oleh akar-akar pohon di lahan gambut. Di sekitar danau, pengunjung juga dapat menyaksikan pemandangan yang unik, yaitu banyak terdapat rumah-rumah terapung yang oleh penduduk setempat disebut sebagai rumah lanting.

Share:

Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling

Keterangan singkatnya bahwa Kawasan Cagar Alam / Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling terletak di Palangka Raya, Kecamatan Bukit Batu Kelurahan  Tangkiling. Kawasan yang jaraknya sekitar + 33 kilometer dari Pusat Kota Palangka Raya. Sesuai dengan pembagian administrasi pengelolaan kawasan konservasi, Cagar Alam / Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling berada dalam wilayah pemangkuan Resort Tangkiling, Seksi Konservasi Wilayah I Palangka Raya, pada Balai KSDA Kalimantan Tengah. Kawasan Cagar Alam Bukit Tangkiling memiliki luas 2.061 hektar dan Taman Wisata Alam memiliki luas 533 hektar.

Share:

Museum Balanga Palangkaraya

Tempat menarik di palangkaraya berikutnya adalah Museum Balanga, sebenarnya saya sangat tertarik dengan museum ini tetapi sayang sewaktu kesana museumnya tutup bertepatan dengan libur nasional. Sekilas cerita dari berbagai sumber, Museum Balanga adalah salah satu museum yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah, tepatnya di Kota Cantik Palangka Raya. Museum yang dikelola oleh pihak Pemrov Kalteng ini menampilkan berbagai koleksi barang hingga sejarah Suku Dayak.

Share:

Monumen Tugu Soekarno Cikal Bakal Kota Palangkaraya

Di sinilah tempat diletakkannya tiang sebagai batu pertama pembangunan Kota Palangkaraya, yaitu pada 17 Juli 1957.
Batu tersebut diletakkan, tak lain tak bukan, oleh Soekarno.
Tugu yang juga merupakan Tugu Peringatan Provinsi Kalimantan Tengah ini berada tak jauh dari Bundaran Besar sebagai pusat kota.
Tepatnya berada di Jalan S Parman, di sisi Sungai Kahayan yang merupakan sungai terbesar di Kalimantan Tengah.

Share:

Bersantai di Taman Pasuk Kameluh Palangkaraya

 Selain bersantai, banyak pula pengunjung yang datang ke tempat ini untuk berswafoto (selfie) dengan latar alam Kota Palangka Raya, serta sekaligus melihat dari dekat tugu penancapan tiang pertama pembangunan Kota Palangka Raya yang berada tepat di sebelah taman ini dan pemandangan jembatan kahayan.

Share:

Rekomendasi Wisata Palangkaraya yang Low Budget

Palangkaraya merupakan sebuah Kota yang berada di Kalimantan Selatan, Kota ini memiliki sejuta pesona dan panaroma alam yang menakjubkan dan tersembunyi, palangkaraya sendiri pun disebut juga dengan kota cantik, sehingga masih banyak orang yang belum mengetahui akan keindahan dan tempat keren yang ada di Palangkaraya. Palangkaraya punya banyak Spot objek wisata keren, mulai dari Situs budaya, situs bersejarah, spot foto foto kekinian , sampai air terjun yang sangat memanjakan mata, kali ini idblogpacker akan membahas beberapa tempat wisata yang low budget dan bisa di explore dalam 1-2 hari saja untuk yang mempunyai waktu liburan sedikit.

Share:

🌴 Keindahan Pulau Bakut, Surga Alam dan Habitat Bekantan di Kalimantan Selatan 🌊🐒

Hai Sobat Idblogpacker! Kamu pernah dengar tentang Pulau Bakut? Pulau cantik yang ada di Kalimantan Selatan ini bukan cuma punya pemandangan yang kece, tapi juga rumah bagi hewan langka khas Kalimantan, yaitu bekantan!


📍 Lokasi Pulau Bakut

Pulau Bakut terletak di Sungai Barito, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Tempat ini mudah dijangkau dan cocok banget buat kamu yang pengin refreshing sambil menikmati keindahan alam tropis.


🌿 Pesona Alam Pulau Bakut

Hutan Mangrove yang Asri

Pulau ini dikelilingi hutan mangrove lebat yang jadi paru-paru sungai Barito. Jalan-jalan di sini bakal bikin kamu merasa dekat banget sama alam, lengkap dengan suara burung dan angin sepoi.

Habitat Bekantan, Monyet Hidung Panjang yang Ikonik 🐒

Salah satu daya tarik utama Pulau Bakut adalah bekantan — monyet unik dengan hidung panjang dan warna coklat kemerahan yang cuma ada di Kalimantan.
Bekantan hidup bebas di pepohonan mangrove, lincah dan lucu banget buat dilihat! Mereka jadi simbol penting ekosistem di pulau ini.


🚤 Aktivitas Seru yang Bisa Kamu Coba

  • Jelajah Mangrove Naik Perahu
    Rasakan sensasi menyusuri sungai sambil menikmati panorama hutan yang hijau.

  • Spot Foto dengan Bekantan 📸
    Jangan lupa bawa kamera, siapa tahu kamu bisa dapet foto lucu bareng bekantan!






📸 Tips Foto Keren di Pulau Bakut

  • Ambil foto saat pagi atau sore hari untuk cahaya yang sempurna.

  • Foto bersama bekantan dari jarak aman agar mereka tidak terganggu.

  • Manfaatkan latar belakang mangrove dan pantai pasir putih supaya fotomu makin estetik.


🍽️ Kuliner Khas Kalimantan Selatan

Setelah petualangan, cicipi makanan lokal seperti:

  • Ketupat Kandangan

  • Ikan Baung Bakar

  • Soto Banjar


💡 Fakta Menarik Tentang Bekantan di Pulau Bakut

  • Bekantan hanya hidup di daerah tropis dengan ekosistem mangrove yang sehat.

  • Hidung panjang bekantan jantan berfungsi untuk menarik perhatian betina dan menjaga wilayah mereka.

  • Pulau Bakut adalah salah satu habitat alami bekantan yang dilindungi oleh pemerintah setempat.


🌟 Yuk, Jelajahi Pulau Bakut dan Temui Bekantan!

Pulau Bakut adalah destinasi yang sempurna buat kamu yang ingin menikmati alam, belajar tentang satwa langka, dan dapat banyak foto keren. Jangan lupa ajak temanmu dan share pengalaman kamu ya!








Share: